Salah satu material penting di ruang perawatan adalah batu bata garam. Jadi, apa saja komponen utama batu bata garam? Komposisi batu bata garam:
Komponen utama batu bata garam adalah batu garam kristal yang terbentuk oleh kompresi kerak bumi, dan komponen utamanya adalah garam. Semua orang tahu bahwa garam dapat mengalami deliquesensi di lingkungan yang lembap dan khusus, yang umumnya dikenal sebagai batu bata garam "bergaram", yang memancarkan ion negatif yang bermanfaat dari proses deliquesensi ini.
Batu bata garam di ruang terapi garam terus menerus menyerap air dari udara setelah dipanaskan, lalu menguap. Selama proses berulang ini, molekul garam dan air terus menerus bercampur, larut, dan menguap, menghasilkan ion negatif. Proses ini hanya dapat dihasilkan oleh tambang garam kristal alami.
Karakteristik batu garam kristal:
Kaya akan puluhan mineral dan unsur jejak yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, garam kristal Himalaya mengandung lebih dari 98% natrium fluorida, sementara unsur-unsur lainnya termasuk besi, kalsium, magnesium, kalium, aluminium, seng, galium, silikon, dan puluhan mineral lain yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, menjadikannya benar-benar 'garam'.
Air memiliki struktur kristal yang sempurna dan mengandung energi yang sangat besar. Setelah miliaran tahun mengalami kompresi, air menampilkan struktur kristal yang sempurna. Air melepaskan energinya yang sangat besar, memungkinkan tubuh manusia mencapai keseimbangan energi dan pemulihan, merilekskan saraf, mengurangi kelelahan, dan meningkatkan metabolisme.
Khasiat batu bata garam kristal:
Menguapkan ion negatif, menyegarkan udara, dan menghilangkan kelelahan. Eksperimen menunjukkan bahwa balok garam kristal dapat menguapkan ion negatif setelah dipanaskan, yang merupakan vitamin udara yang dapat secara efektif meningkatkan kualitas udara, mengatur ketegangan, dan memberikan sensasi seperti menikmati mandi di hutan yang segar.
Anti inflamasi dan sterilisasi, detoksifikasi kulit. Sudah diketahui bahwa garam memiliki efek anti-inflamasi dan bakterisida, dan disebut juga "menaburkan garam pada luka". Mandi terapi garam dapat secara efektif mendetoksifikasi kulit dengan membersihkan perut selama 3 hari.
Lapisan pelindung alami untuk kulit yang mengunci kelembapan tanpa kehilangan. Hal ini karena garam kristal melapisi lapisan kulit dengan lapisan tipis dan mengunci kelembapan, membentuk lapisan pelindung alami pada kulit. Ini membuat kulit setelah mandi menjadi sangat halus dan elastis, dan penggunaan teratur dapat membuat kulit seluruh tubuh menjadi segar dan berkilau!
Waktu posting: 13 November 2023

