berita

Pigmen oksida besi merupakan golongan pewarna anorganik yang signifikan dengan komponen dasar berupa oksida besi. Pigmen ini menempati peringkat kedua terbesar dalam dunia pigmen anorganik setelah titanium dioksida dan merupakan pigmen anorganik berwarna yang paling banyak digunakan baik dalam aplikasi industri maupun kehidupan sehari-hari.

Secara kimia, pigmen oksida besi terutama meliputi empat kategori: oksida besi merah, oksida besi kuning, oksida besi hitam, dan oksida besi cokelat. Di antara keempatnya, oksida besi merah adalah yang paling umum, mencakup sekitar 50% dari total pigmen oksida besi. Selain itu, oksida besi mika, yang digunakan sebagai pigmen anti karat, dan oksida besi magnetik, untuk bahan perekam magnetik, juga termasuk dalam lingkup pigmen oksida besi. Berbagai jenis pigmen oksida besi menampilkan spektrum warna yang kaya karena berbagai tingkat oksidasi besi. Misalnya, oksida besi merah, yang berasal dari feri oksida (Fe₂O₃), tampak merah; oksida besi kuning, dari feri oksida terhidrat (Fe₂O₃·H₂O), berwarna kuning; dan oksida besi hitam, yang merupakan magnetit (Fe₃O₄), berwarna hitam.

Dari segi performa, pigmen oksida besi sangat luar biasa. Ketahanan terhadap asam dan alkali sangat baik. Pigmen ini sangat stabil terhadap berbagai konsentrasi alkali dan bahan bangunan yang umum digunakan seperti semen dan mortar kapur, tanpa menyebabkan bubuk pada komponen bangunan semen atau memengaruhi kekuatannya. Namun, pigmen ini secara bertahap larut dalam asam kuat, terutama dalam kondisi pemanasan dan konsentrasi tinggi. Mengenai ketahanan terhadap cahaya dan panas, pigmen oksida besi biasa stabil dalam kisaran suhu tertentu. Misalnya, oksida besi kuning berubah menjadi kemerahan ketika melebihi 130°C, dan oksida besi merah berubah menjadi merah tua di atas 300°C. Meskipun demikian, banyak perusahaan kini telah mengembangkan produk dengan performa superior yang dapat tahan terhadap suhu yang lebih tinggi. Ketahanan terhadap cuaca sangat baik, dengan sedikit dampak dari kondisi iklim seperti dingin, panas, kekeringan, dan kelembapan di atmosfer, sehingga menjadikannya unggul dalam aplikasi luar ruangan. Selain itu, pigmen ini stabil dalam gas-gas polutan, tidak larut dalam air, minyak mineral, minyak nabati, dan banyak pelarut organik, serta tidak menunjukkan penetrasi.

Waktu posting: 07 Mei 2025