Komposisi kimia
Pertama-tama, perlu kita klarifikasi bahwa karbon hitam putih dan silikon dioksida memiliki komposisi kimia yang sama, dan rumus kimianya adalah SiO₂. Karbon hitam putih sebenarnya adalah bentuk silika tertentu, dan komposisinya dapat direpresentasikan oleh SiO₂ · nH₂O, di mana nH₂O ada dalam bentuk gugus hidroksil permukaan.
Penampilan dan properti
Dari segi penampilan dan sifat, karbon hitam putih dan silika juga berbeda. Penampilan silika adalah bubuk putih amorf, tidak beracun, tidak berbau, dan bebas polusi. Mikrostrukturnya berbentuk bulat, menggumpal, dan seperti jaringan, tidak larut dalam air. Sementara itu, penampilan karbon hitam putih adalah bubuk putih, berbentuk butiran atau tidak beraturan, larut dalam soda kaustik dan asam fluorida, tidak larut dalam air, pelarut, dan asam (kecuali asam fluorida), dan memiliki karakteristik tahan suhu tinggi, tidak mudah terbakar, tidak berbau, dan isolasi listrik yang baik.
area aplikasi
Dari segi aplikasi, karbon hitam putih dan silika juga memiliki karakteristik masing-masing. Silikon dioksida merupakan bahan baku penting yang banyak digunakan dalam pembuatan kaca, kaca kuarsa, natrium silikat, serat optik, komponen penting industri elektronik, instrumen optik, kerajinan tangan, dan bahan tahan api. Karbon hitam putih banyak digunakan dalam produk karet, bahan kimia pertanian, produk kimia sehari-hari, plastik, pelapis, komposit resin, dan pengisi kertas. Selain itu, karbon hitam putih telah banyak digunakan sebagai pengganti karbon hitam dalam produk karet.
Metode persiapan
Dari segi metode pembuatan, karbon hitam putih dan silika juga berbeda. Karbon hitam putih dapat dibuat dengan metode pengendapan atau fase gas, dan metode pembuatan yang berbeda menghasilkan dua produk berbeda dengan rumus molekul yang sama.
Karakteristik kinerja
Dari segi karakteristik kinerja, terdapat pula perbedaan antara karbon hitam putih dan silika. Karbon hitam putih adalah zat berpori, dengan morfologi agregat dan mikrostruktur yang mirip dengan karbon hitam. Sebaliknya, nano silika adalah material non-logam anorganik berwarna putih yang tidak beracun, tidak berbau, dan bebas polusi dengan ukuran partikel kecil (0-100nm) dan luas permukaan spesifik yang besar. Ia memiliki karakteristik refleksi yang sangat kuat terhadap sinar ultraviolet, inframerah, dan cahaya tampak. Efek volume dan efek penerowongan kuantum dari nano silika menyebabkannya memiliki efek perkolasi, yang dapat membentuk struktur jaringan spasial dengan senyawa molekul organik, sehingga sangat meningkatkan kekuatan mekanik, ketangguhan, ketahanan aus, dan ketahanan penuaan material polimer.
Singkatnya, meskipun karbon hitam putih dan silika memiliki komposisi kimia yang sama, keduanya berbeda dalam penampilan, sifat, bidang aplikasi, dan metode pembuatannya.
Waktu posting: 15 April 2024
